Rihlah (Jalan-Jalan) Kita Ke Pantai Melayu


Ada satu pengalaman yang tak terlupakan dari sekolah tercinta ini. Satu kenangan yang indah bersama guru, adik kelas, maupun kakak kelas yang hanya tercipta sekali dalam setahun. Berbagi canda dan tawa bersama tak kenal umur, semuanya bersenang-senang. Ketika hari itu tiba, semuanya bersorak-sorak saking senangnya.
-
Hari yang ditunggu-tunggu pun telah tiba... Tidak ada seorangpun yang ingin melewatkanya bahkan yang sedang sakitpun sangat ingin mengikuti kegiatan ini. Dari kelas 7, 8, 9, ataupun guru-guru tersayang ikut dengan kegiatan yang penuh kegembiraan. Sangat-sangat disayangkan jika meninggalkan Rihlah ini.
-
Rihlah Tahun (2018) ini akan diadakan di Pantai Melayu. Pantai yang merupakan pantai objek Rihlah andalan seluruh sekolah. Sontak murid-murid pun langsung bergembira tak terhalang senangnya. Tapi, tentu ada yang bersedih ketika ia tahu bahwa ia tidak bisa ikut karena suatu halangan. Sedih meninggalkan suatu kenangan terindah di sekolah tercintanya.
-
Haripun telah tiba, murid-murid telah mempersiapkan segala keperluannya. Ada yang membawa bekal berupa snack-snack, minuman dingin, ataupun perlengkapan fotografi seperti Kamera, Tripod, Tongkat Selfie, Handphone. Namun sayangnya, pihak sekolah tidak akan bertanggung jawab akan kehilangan semua barang-barang elektronik. Maka dari itu, sangat disarankan untuk tidak membawa barang-barang yang berharga kalian atau akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
-
Sewaktu perjalanan, kami berbagi cerita bersama sambil menunggu sampai tujuan. Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam. Waktu pun berlalu dengan cepat, tanpa disadari kita telah sampai di Pantai Melayu. Seluruh murid sangat tidak sabar untuk menyebur ke Pantai. Sebelum kita menyebur, kita harus baris dulu sesuai dengan kelas masing-masing.
-
Dalam barisan, kita ikuti Instruksi dari Guru seperti Pemanasan ataupun Lomba antar kelas. Lombanya beragam seperti Tarik Tambang, Estafet, Volly, dan masih banyak lagi. Setelah itu, para murid langsung menyebur dan lomba siapa yang paling jauh berenangnya ataupun lomba membuat tower kerjasama.
-
Ketika murid lapar, mereka juga bisa membeli berbagai pangan dari Pak Abdul Majid seperti Pop Mie, Jagung Hangat, Es Gorio dan lain sebagainya. Adapun makanan dari sekolah yaitu Nasi Padang ala Resto Sederhana salah satu restoran terkenal seluruh Indonesia.
-
Setelah berenang, para murid menyiapkan dirinya masing-masing untuk mandi. Ada yang mandi 1 kamar mandi berdua karena saking ramainya sehingga susah untuk mandi. Ketika sudah segar, terdengarlah suara Azan Dzuhur, murid-murid langsung bergegas untuk melaksanakan kewajiban Sholat itu.
-
Semuanya pun telah berlalu, kami bergegas untuk menaiki bis dan pulang kerumah. Dalam perjalanan kerumah, ada beberapa murid yang ketiduran saking capeknya seharian bermain, ada juga yang mendengarkan lagu, ada juga yang tenaganya seperti tidak akan habis. Semuanya pun berpisah dan pulang kerumah masing-masing.
-
Itulah kenangan yang tak terlupakan bagi murid-murid SMPII Luqman Al Hakim terkhususnya bagi Saya. Saya sangat tak bisa melupakan moment-moment terindah seperti Rihlah yang hanya ada sekali dalam setahun. Saya sangat merindukan canda tawa dengan teman-teman semasa itu. Saya sangat berharap agar kegiatan itu bisa terulang kembali nantinya :").


- P e a c e f u l -
 Warits Riyadi

No comments